 Acer telah merilis netbook Aspire one baru untuk meraih penjualan 6 juta unit pada tahun ini. Aspire one ditawarkan dengan harga terjangkau untuk bersaing dengan Eee PC Asus yang lebih dulu terkenal.
Asus merilis Eee PC tahun lalu dengan ukuran lebih tipis serta harga yang miring. Saat itu Eee PC yang lengkapi dengan layar 7 inci ditawarkan US$240. Sementara Acer mampu tumbuh cepat saat merilis Aspire one, pada Juni lalu, dengan harga tidak jauh berbeda.
Asus menetapkan target penjualan Eee PC tahun ini sebesar 5 juta unit, lebih kecil dari Acer. Asus mungkin tidak mau kalah dalam penjualan, karena perusahaan inilah yang sebenarnya mempopulerkan ide memasarkan notebook mini atau disebut netbook dengan nama Eee PC.
Netbook merupakan mini laptop yang didesain untuk mobilitas, biasanya menggunakan layar 7 inci hingga 10 inci dan berat kurang dari 2 kilogram. Hampir semua komponen netbook termasuk microprocessor kurang bertenaga jika dibandingkan laptop biasa. Namun kelebihannya daya tahan baterai menjadi lebih panjang.
Netbook didesain hanya untuk mengirim dan membaca email, browsing di internet dan mengerjakan dokumen word atau spreadsheet. Netbook tidak ditujukan untuk memainkan game berat, melakukan editing video atau pekerjaan multimedia lain.
Sebelumnya, Asus menetapkan target pengapalan triwulan keempat Eee PC antara 1,6 juta hingga 1,8 juta unit. Sementara Acer, memperkirakan pengapalan Aspire one akan mencapai 2,4 juta unit.
"Segmen netbook tumbuh dengan meyakinkan," kata CEO Acer Gianfranco Lanci di Taipei.
Kekuatan Acer yang besar membuat perusahaan ini mampu merilis produk hampir di seluruh dunia secara bersamaan. Sedangkan Asustek baru membangun chanel pemasaran dan penjualan beberapa tahun terakhir.(Sumber : INILAH.COM)
 |