Waspada penipuan yang mengatasnamakan Wellcomm Shop! Jangan pernah melakukan transaksi diluar website resmi dan official store Tokopedia & Shopee. Info: 0811-6988-999 (Customer Support)
Our Shops
  • Jakarta Selatan
    • Wellcomm Shop Bintaro Plaza
    • Wellcomm Shop Blok M Plaza
    • Wellcomm Shop Cilandak Town Square
    • Wellcomm Shop Pondok Indah Mall 2
    • Wellcomm Shop Pejaten Village
    • Wellcomm Shop Kalibata City Square
    • Wellcomm Shop Kota Kasablanka
  • Jakarta Barat
    • Wellcomm Shop Central Park
  • Jakarta Utara
    • Wellcomm Shop Mall Kelapa Gading La Passagio
    • Wellcomm Shop Emporium Pluit
    • Wellcomm Shop Mall Kelapa Gading 3
  • Lihat Semua
Keranjang Belanja Anda kosong!
Login

Marhaban Ya Ramadhan, Sambutan Hangat Dari Warga Indonesia

Diposting : 11 May 2018, Dibaca : 502


Marhaban Ya Ramadhan, Sambutan Hangat Dari Warga Indonesia

Tidak terasa sudah memasuki akhir bulan sya'ban, yang berarti akan datang bulan suci Ramadhan. Indonesia terdiri dari beragam suku dan budaya, dan pastinya masing-masing memiliki cara sendiri untuk menyambut bulan yang suci ini. Bermacam-macam cara unik dan seru, ditujukan sebagai rasa syukur dan kebahagiaan, mulai dari pawai dan festival, pensucian diri, hingga makan-makan sebelum nantinya menahan hawa nafsu, lapar dan juga haus selama satu bulan penuh.

Dan berikut ini, beberapa cara dari berbagai suku di Indonesia, mulai dari kebiasaan hingga warisan dari leluhur yang masih di jalankan hingga saat ini.

 

Makan besar sebelum puasa selama satu bulan

  • Ditanah sunda, ada yang disebut dengan Munggahan, dikenal dengan makan besar atau liliwetan (makan nasi liwet beralaskan daun pisang) bersama keluarga, tetangga, kerabat dan teman dekat, dengan tujuan saling mengakrabkan diri dan mempererat tali silaturahmi.

  • Pulau Dewata - Bali dengan Megibung-nya. Walaupun kebanyakan disana beragama hindu, namun upacara keagamaan yang satu ini tidak kalah dengan acara agama lain di bali. Sama seperti budaya sunda, acaranya yaitu sama-sama makan besar, dengan saling berbincang ringan, berdiskusi dan berpendapat sehingga memberikan kesan akrab dan peduli sesama.

  • Berbeda dengan orang sunda dan bali, orang-orang betawi justru malah melakukan Nyorog, atau mengantar bahan makanan mentah atau terkadang makanan matang, ke sanak saudara dan tetangga untuk tetap menjaga tali siturahmi yang erat.

  • Meugang - Aceh, merupakan kebiasaan warga yang menyembelih dan memasak daging untuk makan bersama-sama kerabat dan yatim, satu hari sebelum Ramadhan tiba. Dan merupakan salah satu perwujudan rasa syukur atas rezeki yang didapat selama setahun terakhir.

 

Acara Festival Rakyat Sebagai Rasa Syukur dan Bahagia

  • Dudgeran, Semarang, merupakan tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun untuk menyambut dan juga sebagai tanda bahwa bulan Ramadhan telah datang. Dan oleh walikota setempat dijadikan layaknya sebuah karnaval dan pesta rakyat karena terdapat arak-arakan, tari-tarian, serta tabuh beduk juga petasan. Yang ditujakan bahwa esok sudah mulai masuk bulan Ramadhan.

  • Dandangan - Kudus, tradisi yang selalu mengisi acara menjelang bulan puasa. Tradisi Dandangan ini sudah ada sejak berabad-abad lalu yang dimulai dari zaman Sunan Kudus. Acara pesta rakyat ini selalu dihadiri oleh masyarakat Kudus dan sekitarnya. Biasanya Dandangan digelar disertai pasar malam yang menjual berbagai kebutuhan rumah tangga.

 

Sebagai Bentuk Pembersihan Diri

  • Balimau di Sumatera Barat, merupakan tradisi mandi dikawasan sungai yang mengalir dan tempat pemandian dengan menggunakan jeruk limau. Dipercaya untuk membersihkan diri sebelum datangnya bulan Ramadhan. Pasalnya, tradisi ini sudah berlangsung dan dipercaya selama berabad-abad.

  • Padusan, tradisi di Jawa Tengah ini dipercaya untuk mensucikan diri sekaligus menyambut datangnya bulan berkah ini, dengan cara mandi atau berendam di laut, sumur atau sumber mata air. Setiap menjelang bulan Ramadan, masyarakat akan beramai-ramai mendatangi air terjun atau sumber air lainnya yang dianggap kramat.

  • Balimau Kasai adalah sebuah upacara tradisional bagi masyarakat Kampar di Riau, untuk menyambut bulan suci Ramadan. Acara ini digelar sehari menjelang bulan puasa. Tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa, tapi juga merupakan simbol pembersihan dan pensucian diri.

 

Jadi kemeriahan apa yang ada didaerahmu? Namun, apapun itu, jangan lupa bersyukur kalau kita masih dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini, dan semoga masih dapat berjumpa ditahun berikutnya. Amiin (SA)