Waspada penipuan yang mengatasnamakan Wellcomm Shop! Jangan pernah melakukan transaksi diluar website resmi dan official store Tokopedia & Shopee. Info: 0811-6988-999 (Customer Support)
Our Shops
  • Jakarta Selatan
    • Wellcomm Shop Bintaro Plaza
    • Wellcomm Shop Blok M Plaza
    • Wellcomm Shop Cilandak Town Square
    • Wellcomm Shop Pondok Indah Mall 2
    • Wellcomm Shop Pejaten Village
    • Wellcomm Shop Kalibata City Square
    • Wellcomm Shop Kota Kasablanka
  • Jakarta Barat
    • Wellcomm Shop Central Park
  • Jakarta Utara
    • Wellcomm Shop Mall Kelapa Gading La Passagio
    • Wellcomm Shop Emporium Pluit
    • Wellcomm Shop Mall Kelapa Gading 3
  • Lihat Semua
Keranjang Belanja Anda kosong!
Login

4 Masalah Yang Sering Dihadapi Dropshipper Indonesia

Diposting : 06 April 2018, Dibaca : 316


4 Masalah Yang Sering Dihadapi Dropshipper Indonesia

Dropship, ya, metode berjualan online satu ini memang cukup digemari. Pasalnya, para dropshipper tidak perlu repot untuk berjualan online dengan metode ini walaupun sedang sibuk bekerja dikantor. Namun dibalik kemudahannya, tentu ada beberapa kekesalan yang dialami oleh para dropshipper saat berjualan. Berikut 4 masalah yang sering dihadapi oleh para dropshipper Indonesia!
 
 
Jadi Dropshipper Harus Bayar Biaya Registrasi
D: Gan, kalo mau jadi dropshipper gimana caranya? Ada harga bagus nggak?
S: Harga bagus gan, boleh gan. Biaya pendaftaran Rp 300.000
 
Untuk kalian yang sudah akrab dengan dunia dropship pasti nggak akan heran sama percakapan diatas. Ya, memang ada beberapa supplier yang men-charge biaya pendaftaran sebagai bukti keseriusan. Apakah salah? Tidak juga. Jika memang kalian merasa keberatan, lebih baik penawaran tidak usah diambil, dan sebaiknya mencari supplier baru yang tidak menerapkan biaya pendaftaran dimuka atau Free Registration Fee
 
 
 
 
Produk Yang Dikirimkan Tidak Sesuai
Nggak jarang masalah yang satu ini dialami para dropshipper Indonesia. Karena nggak sedikit juga supplier yang nggak jujur. Misal, dropshipper membeli barang A dan sudah mendapat konfirmasi bahwa barang tersebut ready. Namun setelah barang sampai ke tangan customer, ternyata yang diterima adalah barang A, namun dengan ukuran atau bentuk yang tidak sesuai. Ada juga quantity yang dikirimkan tidak sesuai dengan pesanan, sehingga mengakibatkan customer komplain kepada dropshipper. 
 
 
 
 
 
 
Identitas Pengirim Tidak Sesuai Dengan Identitas Dropshipper
Hal yang satu ini bisa saja terjadi jika supplier tidak jujur. Yang seharusnya dikirimkan atas nama dropshipper, tetapi malah dikirimkan atas nama supplier itu sendiri. Salah satu kalimat sakti yang biasa dikeluarkan adalah “Maaf gan, lupa..”. Alhasil, akan timbul pertanyaan dari customer, ini sebenernya yang jualan siapa? Biasanya, jika supplier 'blunder' melakukan hal seperti ini, dropshipper akan segan untuk kembali order ditempat yang sama.
 
 
 
 
Supplier 'RESE'
D: Om, barang sudah diterima customer ane nih. Tp sepertinya rusak tidak bisa digunakan. Bisa tuker om?
S: Nggak bisa, om. Karena sebelum kirim sudah kami cek dan berfungsi
D: Tp kan ini rusak sebelum dipakai om
S: Ttp nggak bisa om. Rusak diperjalanan bukan tanggung jawab kami.
D: %#@%!
 
Supplier yang begini juga nggak jarang kita temukan di Indonesia. Mereka beranggapan bahwa kewajiban mereka hanya sampai mempersiapkan dan mengirimkan barang ke customer tujuan saja. Setelahnya mereka akan lepas tangan, dan menganggap selanjutnya menjadi permasalahan antara customer dengan dropshipper. 
 
 
Lalu bagaimana caranya menghindari 4 permasalahan diatas?
 
(PR)Info Dropship Wellcomm Shop

()